My Photo Stories

Desa Nampar Sepang Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur

Kedatangan kami sudah sangat dinantikan oleh masyarakat Nampar Sepang ini. Walau sudah dini hari, kami tetap di sambut oleh beberapa tokoh masyarakat bahkan kami pukul 01.00 disuguhi makan, entah di sebut makan malam atau sahur, yang pasti mah ada makanan lagi.

Sambil menikmati makanan ini, kami terus berdiskusi dengan mereka terkait bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat, waktu pun tak terasa bertambah larut. Sebenarnya mata ini udah lima watt karena perjalanan panjang penuh kelok yang melelahkan. Semoga lelah ini menjadi Lillah dan bernilai amal sholeh.

Menjelang pukul 02.00 akhirnya kami bisa berselenjor meluruskan punggung yang sudah digoncang kelokan.

Dan kitapun langsung bobo ganteng aja tidak ingat apa apa lagi. Zzzzzzzzzzz

Lamat lamat terdenggar Pak Lutfi tuan rumah membangunkan kami untuk sahur. Sayapun bangun dan langsung tertidur kembali karena mata tidak mau kompromi lagi, entah digandulin apa mata terasa berat malam ini.

Fiks ga sahur hari ini, semoga diberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah shaum.

Rencana pagi ini truk bantuan akan tiba di Nampar Sepang dan langsung akan disalurkan di tiga titik.

Waktu bangun tidur 07.44 WITA koordinator (Riski) sudah tidak ada di basecamp. Karena di sini tidak ada sinyal maka kami susah berkomunikasi. Akhirnya sayah mandi aja dulu biar badan segeran.

Tiba tiba terdengar sebuah lagu yang bikin surprise, ada yang kenal lagu ini?

Hello hello hello hello hello
Kita jumpa lagi
Hello hello hello hello hello
Bahagiakah kini
Hello hello hello hello hello
Kau tak menyurati
Lupakah padaku kawan setiamu
Siapa itu duduk disebelahmu
Melihat padaku seakan cemburu
Dia cantik jelita luar biasa
Sunguh pandai engkau memilih kasihmu

Yang tau lagu ini ketahuan deh umurnya. Ternyata lagu itu terdengar dari dapur. Surprise juga dengar tembang kenangan di pelosok negeri.

Semalam semua batere kamera dan hp sempat terisi penuh karena ada listrik, ternyata listrik ini hanya ada di malam hari saja karena menggunakan genset. Listrik masih belum menyentuh desa ini, genset atau panel tenaga matahari yang ada di rumah rumah penduduk di malam hari. Siang otomatis tidak ada listrik di sini.

Ternyata Riski pergi pagi itu untuk mencari sinyal, biar dapat berkoordinasi dengan pusat. Jaraknya untuk dapat sinyal sekitar 6 km dari basecamp. Kebayangkan gimana kondisinya?

Tugas kami memberikan bantuan di 2 kecamatan, yaitu Sambi Rampas dan Elar. Basecamp di Sambi Rampas, namun sampai pukul 14.00 truk belum datang dan tidak bisa dihubungi supirnya. Yaa Allah semoga tidak terjadi apa apa atas truk yang membawa bantuan. Bila menurut jadwal pagi hari harusnya sudah sampai.

Riski sang koordinator terus bergerak mencari sinyal dan berusaha bisa menghubungi supir truk. Sambil menunggu kabar truk, kami para relawan survei ke desa Nampar Sepang, melihat keadaan desa dan ambil gambar kondisi desa.

Di sini saya bertemu dengan mualaf Ibu Nuraeni (35) yang sedang menenun di bawah rumah panggungnya. Dengan ditemani oleh anak bungsunya yang sering di panggil Oding. Di sela sela mengurus rumah tangga dengan 4 orang anak, Ibu Nuraeni ini menenun untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya. Ini adalah potrer keseharian wanita NTT khususnya Desa Nampar Sepang.

Keahlian menenun ini merupakan warisan turun temurun wanita NTT, sehingga kain songke jhas NTT bisa terjaga kelestariannya.

Karena hari ini belum bisa implementasi bantuan, karena truk yang membawa bantuan belum ada kabar. Jadi seharian ini di isi dengan wawancara dengan beberapa warga terkait dengan kehidupan di Nampar Sepang.

Menjelang magrib, Sang ketua rombongan ngajak halan halan tipis ke Bukit Cinta katanya ada pemandangan sangat cantik di desa ini. Akhirnya kami meluncur dengan Babang Primus ke Bukit Cinta.

Dan ternyata wow banget.

Bukit cinta itu ternyata sangat indah.

Please follow and like us:

4 thoughts on “Desa Nampar Sepang Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

rumah murah
easy cookie recipes