My Photo Stories

Kisah Dari Pengasingan Bung Karno di Muntok

Berbicara Indonesia, tidak lepas dari peran Bung Karno dan Bung Hatta. Muntok pernah menjadi bagian hidup dari Bung Karno dan Hatta sekitar tahun 1948-1949. Kelas Blogger berkesempatan menyaksikan bukti sejarah Indonesia yang berada di Muntok Bangka Barat. Selain wisata pesisir dan kuliner di Bangka juga ada beberapa destinasi budaya dan sejarah. Salah satunya adalah Giri Sasana Bukit Menumbing, yang berada di Muntok Bangka Barat.

Kelas Blogger setelah mendarat di Bandara Depati Amir, sarapan Mie Koba khas Bangka. Setelah itu langsung menuju Muntok kurang lebih perjalanan tiga jam. Menjelang sampai Bukit Menumbing jalannya berkelok kelok sangat tajam, alhamdulillah supirnya sangat trampil. Perjalanan panjang terobati ketika sampai di Pesanggarahan Menumbing sebutan lain buat tempat ini. Sejauh mata memangdang terlihat langit dan pantai. Bangunan ini awalnya di bangun sebagai Villa dari perusahaan Timah, untuk beristirahat para penjabatnya.

image

Bayangan saya menerawang ke tahun 1948-1949 ketika berada di lokasi ini. Tempat terpencil di atas bukit, listrik terbatas, akses kendaraan terbatas. Memang sepertinya tempat yang tepat untuk pengasingan. Namun sisi lain pemandangannya sangat indah pantai dan langit biru cerah terlihat dari atas rumah.

Kesan pertama terhadap rumah ini adalah sangat terawat sekali dan bersih. Semua yang ada di rumah ini terawat dengan baik. Sehingga saya bisa merasakan bagaimana situasi saat itu. Di ruang utama ada meja dan kursi membentuk huruf U, mungkin ruangan ini untuk rapat. Selain itu juga ada foto foto tokoh Indonesia.
image

Didepan ruang utama tersimpan mobil Ford Deluxe berwarna hitam, dengan plat BN-10. Dulu mobil ini digunakan oleh Bung Karno selama diasingkan di Pulau Bangka ini.
Sebelum masuk kamar tidur Bung Karno ada ruang kerja lengkap dengan meja dan kursi. Di ruang ini banyak sekali foto foto sejarah. Di kamar tidur terdapat dua dipan dan lemari pakaian. Di antara dipan ada foto Bung Karno. Wanita yang sedang haid menurut penjaga rumah ini tidak diperkenankan untuk masuk kamar ini, entah apa alasannya.

Setelah puas melihat interior dalam rumah, saya bersama rombongan naik ke atas rumah, karena tidak menggunakan genting. Semua atap di cor, mungkin sengaja untuk bisa menikmati pemandangan Bangka. Di atap rumah tiap sudut berkibar Sang Merah Putih, ini menandakan bahwa bangunan ini mempunyai nilai sejarah bagi bangsa Indonesia.
Dari atas ini bisa melihat keindahan Bangka, dengan henbusan angin yang cukup kencang.
image

Langit saat itu sangat cerah, biru langit berpadu dengan putihnya awan.

Ingin tahu cerita tentang Bukit Menumbing ini? Klik aja ini linknya

Jakarta, 4 Maret 2016

Kang Dudi

Please follow and like us:

2 thoughts on “Kisah Dari Pengasingan Bung Karno di Muntok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

rumah murah
easy cookie recipes