My Photo Stories

Profesi Still Photograhy dan Portraiture

Dari tanggal 25 Juni sampai 7 Juli sedang berlangsung Jakarta Internasional Photo Festival dengan di isi berbagai acara dan pameran foto di beberapa lokasi di Jakarta Pusat.

Kemarin (28/6) saya berkesempatan mengikuti salah satu acara Artist Talk di lantai UG Sarinah Jakarta. Adapun tema yang di ambil adalah Portraiture. Dalam acara ini hadir dua fotografer, yaitu Erik Juragan dan Feri Latief .

Bang Erik lebih menyorot tentang profesi still photography yang ada di dunia film. Output dari foto fotonya lebih kepada marketing tools film. Yang pasti portraiture karakter tokoh harus ada dan biasanya waktu pemotretan sangat ketat karena terkait setting dan shooting.

Proses kerja seorang Still Photographer itu di mulai dari pra produksi sampai paska produksi. Jadi memang perlu banyak diskusi dengan berbagai pihak.

Nah fotografer kedua Bang Feri Latief, yang mempresentasikan tentang portraiture dari penugasan yang di dapat. Semua fotonya lebih ke arah Enviroment Portraiture. Kenapa hal ini yang ditampilkan, karena jika close up saja tidak akan banyak cerita yang disampaikan kepada pembaca. Tapi jika diikut sertakan lingkungan tokoh tersebut akan lebih banyak bercerita fotonya.

Jika close up akan mengambarkan karakter orang saja, namun jika mengikutkan lingkungan akan lebih kaya informasi yang di dapatkan, istilahnya Visual Antropologi.

Sebuah catatan yang saya garisbawahi dari materi Bang Fery ini adalah, fotografer yang baik itu yang mampu berkomunikasi dengan subjek. Sehingga foto mampu bercerita.

Dan ternyata dua profesi ini di Indonesia masih sangat sedikit sekali. Jadi masih terbuka lebar untuk bisa terjun di dunia Still Photogrpahy ataupun di Enviroment Portraiture.

Yang sedang belajar motret, mungkin bisa lebih memperdalam tentang bagaimana memotret potraiture ini. Siapa tahu ke depan bisa menjadi profesi yang menjanjikan.

Di Sarinah ini juga ada pameran tema Portraiture, salah duanya hasil Erik Juragan dan Fery Latief menghiasi di pameran ini. Sangat menarik sekali pamerannya, cocok untuk yang mencari insight dan menambah bank visual kita semua.

Selamat menikmati Jipfest 2019, masih banyak acara yang keren.

Jakarta, 30 Juni 2019

Kang Dudi

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

rumah murah
easy cookie recipes